Belajar mengeja huruf ke dalam bahasa Indonesia

Rehat sejenak sembari membuka dan saya sempatkan mengetik di catatan ini. Sejak pukul 8 pagi sampai dengan 6 sore saya agak lelah memberikan penjelasan kepada teman kerja yang datang dari negeri seberang. Mereka datang ke Indonesia untuk training tentang pekerjaan yang kami lakukan di sini. Karena untuk bulan berikutnya, pekerjaan yang kami kerjakan ini akan diambil alih oleh mereka. Jadi saya hanya scan dokumen kepada mereka. Kami cakap dalam bahasa Melayu. Kadang campur dengan bahasa Inggris. Apa sajalah yang penting penjelasan saya kepada mereka, mereka jadi paham.

Sebelum mereka pulang tadi, salah satu dari mereka meminta saya untuk mengajarkan bagaimana cara mengeja huruf ke dalam bahasa Indonesia. Dari mulai huruf A sampai Z. Mereka agak heran mendengar bagaimana kami orang Indonesia mengeja huruf alphabet tersebut. Yang mulai dari huruf A, lalu berlanjut B, C, D. Ketika sampai di huruf E, teman saya bertanya, “Kenapa huruf “E” dibaca “E” (logat Indonesia) bukan dibaca “I” ? Saya pun bingung mau jawab apa, dan saya hanya menjawab, “Itu sudah logat orang Indonesia, dari jaman dahulu juga bacanya “I”. Lalu teman saya bertanya lagi, “Jadi, ketika kamu belajar bahasa Inggris, kamu merasa agak aneh ketika huruf “E” dibaca “I”?”. “Iya, seperti itulah, sama halnya dengan anda yang sedang belajar bahasa Indonesia, agak aneh bukan ?”, jawab saya. Berlanjut sampai terakhir huruf Z. Mereka bilang itu agak canggung untuk mengucapkannya.

Perlu pemahaman untuk mengerti sebuah bahasa dari setiap negara yang berbeda. Satu rumpun pun bisa berucap beda, padahal bentuk hurufnya sama. Ada sedikit cerita yang membuat saya kaget, salah satu dari ibu mertuanya adalah seseorang keturunan Jawa. Dan saya heran mendengar orang Melayu sana bisa berucap bahasa Jawa. Wajar dong, soalnya saya baru berbicara dengan orang Melayu asli dan dia tahu sedikit bahasa Jawa. Sebagian besar biasanya saya berbicara dengan orang keturunan Cina yang sudah lama tinggal menetap di sana. Tidak bisa menyalahkan jika ada salah satu kebudayaan Indonesia yang diklaim oleh negara tetangga. Karena sebagian kecil dari mereka berasal dari Jawa yang merantau ke sana sejak jaman dahulu sampai memberikan keturunan di sana dan tidak pernah kembali ke Indonesia.

Itulah budaya.

Iklan
Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: