Penipuan via telepon

Sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB saya mendapat telepon dari seorang pria yang mengaku dari PT. Xxxxx, kalau tidak salah namanya Pak S*g*t dengan nomor ponsel +6281806xxxxx. Beliau memberitahukan kepada saya bahwa saya terpilih sebagai salah satu pemenang dalam polling acara pilih-pilih mantu di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Saya berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 8 juta dan pulsa sebesar Rp 500 ribu dan akan segera ditransfer saat itu juga ke rekening saya dari bank swasta. Senang sekali rasanya ketika mendengar berita itu. Katanya asli, dan bisa dicek di badan hukum. Tapi saya merasa aneh saja. Tidak mungkin dong saya tiba-tiba mendapat uang tunai dengan cuma-cuma. Mimpi kali yeee…

Kemudian beliau menyuruh saya untuk menyebutkan saya mempunyai nomor rekening di bank mana saja dan harus ada saldo minimumnya sebesar Rp 250 ribu. Saya menjawab bahwa saya memang punya beberapa nomor rekening di bank tapi sebagian besar tidak ada saldonya. Maklum cuma numpang lewat saja uangnya. Ada salah satu nomor rekening tapi saya lupa nomornya berapa. Saya bilang ke beliau, “silakan bapak transfer saja, nanti saya akan cek, tapi saya hanya punya rekening ini, dan saldonya memang tidak ada.” Nah, beliau masih ngotot, harus minta nomor rekening bank yang ada saldo minimum Rp 250 ribu. Dari situ mulai agak aneh, kalau memang ada transaksi dari mana pun toh tidak perlu ada saldo minimum kan? Ada-ada saja ini orang, pikir saya.

Lalu beliau meminta saya untuk segera ke ATM untuk mengecek nomor rekening lain yang ada saldonya supaya saya bisa tahu nomor rekening dari kartu ATM ini. Secara logika, untuk apa saya mengecek nomor rekening di ATM. Susah-susah amat. Tinggal beliau transfer saja kan beres. Beliau masih ngotot juga memaksa saya untuk ke ATM, menanyakan seberapa jauh jarak tempat kerja ke ATM. Saya bilang sekitar setengah jam, dan saya sedang sibuk jadi saya tidak mau pergi keluar. Masih belum menyerah, beliau menyuruh saya ke ATM dekat minimarket atau SPBU. Saya bilang lagi saya tidak mau, untuk apa saya ke sana. Saya sudah tahu ini adalah modus penipuan dan sampai sekarang masih digunakan.

Beliau mulai emosi karena saya tidak mau pergi ke ATM. Akhirnya saya pura-pura bertanya, “Boleh tahu tidak website yang mengumumkan saya sebagai pemenang di acara polling tersebut?”. Beliau jawab, “Silakan dicek di websitenya…lalu masuk ke promosi.” Saya coba cek, kebetulan situs websitenya diblokir jadi saya tidak bisa melihat. Beliau mulai panik karena takut ketahuan bahwa ini penipuan. Dari situ akhirnya beliau meminta saya untuk segera pikir-pikir jika ingin uang itu segera ditransfer dan segera menghubunginya. Saya bilang, “Iya, nanti kalau memang sempat saya akan hubungi, kalau tidak ya, tidak apa-apa kok kalau saya tidak dapat uang itu.”. Selepas itu.. pembicaraan pun berhenti. Tut..tut..tut..

Berhati-hatilah jika anda mendapat pemberitahuan dari pihak tertentu yang mengatasnamakan sebuah perusahaan terkemuka bahwa anda adalah pemenang dari salah satu acara atau apa pun. Jangan langsung percaya, karena itu adalah penipuan. Biasanya mereka meminta anda untuk segera pergi ke ATM. Nah, dari situlah anda akan disetir/dihipnotis supaya anda tidak sadar dan mengirim uang kepada nomor rekening yang tidak anda kenal. Karena dari telepon pun, semua bisa terjadi penipuan.

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: