Sahabat sejati

“Kadang sahabat menjadi teman, kadang menjadi lebih dari teman, kadang juga menjadi orang asing.”

Apakah teman-teman menjalin sebuah persahabatan atau pertemanan dengan orang lain? Seberapa dekat teman-teman bersahabat atau berteman dengan orang itu?

Yang akan saya bahas di sini adalah kriteria sahabat yang baik. Sahabat adalah orang lain yang mempunyai hubungan dekat dengan kita. Ia bukan saudara, bukan pacar, bukan suami, bukan istri, bukan orang tua. Seorang sahabat belum tentu bisa menjadi suami, istri, atau pun pacar. Sahabat adalah orang yang saling peduli dan perhatian dengan kita. Begitu pula sebaliknya. Kita merasa nyaman dengannya, dalam hal berbagi cerita, curhat dan pemberi semangat.

Sahabat yang jujur, apa adanya tapi tidak ada apanya, bisa ditemukan di mana pun. Bahkan di sebuah media sosial. Orang yang berpikir jernih, mampu membaca pikiran orang, dan merasakan mana teman yang bisa dijadikan sahabatnya tanpa harus bertemu secara tatap muka. Bahkan hanya dengan membaca postingan, mendengar suaranya melalui telepon, bisa ditebak mana teman yang bisa dijadikan sahabat.

Jadi, gunakan sebuah media sosial dengan baik. Belajarlah dari keadaan, kejujuran dan ketulusan itu penting. Lebih baik jujur tapi menyakitkan, daripada harus berbohong. Kebohongan hanyalah ketenangan sesaat. Dan bila tidak diselesaikan, akan menjadi kegelisahan seumur hidup. Mengutip kalimat dari adellia.

 

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: