Menjelajah Cikarang, Cibarusah, Karawang

Liburan Lebaran memang tidak asyik kalau hanya berdiam diri saja di rumah. Kok nggak mudik? Nggak, saya di sini saja, jagain rumah biar nggak kabur. πŸ˜€

Karena saya tinggal dan bekerja di Cikarang, yang saya lakukan adalah menjelajahi tempat-tempat yang ada di Cikarang. Masih asing dengan kota Cikarang? Cikarang adalah salah satu kota di sebelah timur kota Jakarta. Termasuk dalam lingkup Kabupaten Bekasi. Cikarang sendiri terbagi menjadi 5 kecamatan antara lain Cikarang Barat, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Cikarang Selatan, dan Cikarang Pusat (di sini pusat pemerintahannya). Cikarang selain sebagai kawasan Industri terbesar di Indonesia, katanya juga terbesar di Asia Tenggara (gosipnya) juga masih terdapat tempat-tempat menarik yang masih asri di sekitarnya.

Cuaca di Cikarang memang panas, namanya juga kawasan Industri dan perumahan ya dimaklumi saja, toh masih banyak pepohonan yang masih rindang di sini. Beberapa waktu lalu saya mencoba mengunjungi daerah di ujung utara kota Cikarang, di daerah Sukatani agak ke sana lagi. Sawahnya masih terbentang luas, mungkin beberapa tahun lagi sawah tersebut akan ditanami pabrik, gedung, dan ruko. Di hari berikutnya saya mengunjungi tempat di ujung selatan kota Karawang, tetangga sebelah kota Cikarang. Rute yang saya lalui melewati jalan di Serang (Cikarang) kemudian ke Cibarusah, melewati jalan pintas yang masih sepi tapi sudah mulus karena baru dicor. Dan harus hati-hati karena jalanan licin berpasir, apalagi kalau ban motornya kurang cocok untuk kondisi jalan seperti ini. Dari Cibarusah terus menuju ke daerah Loji, Karawang. Perjalanan ditempuh kurang lebih 1,5 jam dengan kecepatan rata-rata 70km/jam.

Sesampainya di Loji, Karawang. Jalanan mulai rusak, berlubang, dan berdebu. Ada juga yang sedang diperbaiki. Tempat yang saya tuju adalah Curug Cigentis, letaknya dekat dengan Curug Bandung. Kalau melihat lokasinya sepertinya sudah masuk ke daerah Purwakarta. Memasuki lokasi tersebut, dikenakan tarif Rp5 ribu untuk tiket masuk motor. Sesampainya di lereng motor diparkir karena tak sanggup untuk melaju ke jalan yang menanjak. Menuju ke Curug Cigentis masih 1,5 km ke atas sana. Karena lama tidak mendaki, saya pun ngos-ngosan. Karena masih suasana Lebaran, banyak orang yang datang berkunjung ke sana untuk menikmati wisata ini.

Berikut penampakkannya, kalau gambarnya banyak yang kabur karena njepretnya sambil mbonceng motor (tapi nggak sambil nyetir) πŸ˜€

LOJI-1

LOJI-2

LOJI-3

LOJI-6

Cibarusah-1

Cibarusah-2

Cibarusah-3

IMG_8951

IMG_8980

IMG_8992

Iklan
Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

1 Komentar

  1. aldi

     /  13 Agustus 2013

    Bagus El…pengen juga jadinya…kamu jadi marketing aja El…udah cocok

    Balas

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: