Sarapan buryam

“Emang lu nggak bosen makan bubur ayam mulu?” kata temen gue
“Bosen sih sebenernya, cuma bingung mau makan apa” jawab gue

Entah kenapa beberapa hari ini gue lagi demen banget ama yang namanya bubur ayam. Pagi hari mau berangkat kerja mampir dulu ke tempat bubur ayam Pak De buat nyari sarapan. Bubur ayam rasanya biasa saja. Gue lebih seneng sama bubur ayam yang nggak pakai kuah kuning. Sebenarnya di sekitar situ ada banyak yang jualan makanan, mulai dari lontong sayur, ketoprak, nasi kuning, soto ayam, nasi pecel, gado-gado, gorengan, kue pukis & pancong, nasi uduk juga ada. Gue sarapan cuma buat formalitas aja, karena masalah pencernaan. Dulu gue jarang banget sarapan, tapi nggak ada masalah dengan pencernaan. Tapi, sejak beberapa bulan lalu, gue mencoba buat rajin sarapan, mungkin karena belum kebiasaan jadi pencernaan gue bermasalah dan lambung kena. Apalagi gue demen banget ama yang minum kopi hitam waktu itu. Ya sudah, tambah jadi itu masalah di lambung.

Biasanya pagi hari gue selalu masak dulu sebelum berangkat kerja, yang penting masak nasi, untuk lauk urusan belakangan. Bisa saja lauk telor ceplok, atau sosis goreng, atau apalah yang penting ada pasangan dengan nasinya. Masaknya pun nggak pakai magicom, meskipun ada tapi cuma dipakai pertamanya aja. Gue lebih suka masak nasi yang kek orang zaman dulu masak. Rasa dari nasi lebih nikmat, pulen sesuai yang diharapkan.

Sarapan memang penting, supaya pencernaan bisa berjalan lancar. Tapi, gue salut ama temen gue yang makan sehari cuma dua kali, makan pagi dibarengin sama makan siang, terus petangnya baru makan lagi. Dan dia nggak ada masalah dengan pencernaannya.

IMG_8028

Iklan
Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: